Otakku seakan beku
Terasa berhenti duniaku
Apa yg terjadi antara kau & aku?
Ku tau nyawa masih melekat dibadan
Tersaruk aku bangkit dari keterpurukan
Tuk hadapi kenyataan
Bahwa hidup tak seindah impian
Itu sebuah puisi yang pernah kubuat saat hati terabaikan oleh yang dicinta. Dengan berjalannya waktu ternyata rasa itu mulai tak berarti lagi. Luka yang telah ditorehkan perlahan tertutupi oleh hal yang lebih berharga.
Kini aku sadari rasa cinta antar makhluk itu mudah pudar. Bilamana ada yang "lebih" yang ada bisa dibilang sudah usang. Pernakah kau sadari tanpa si usang kamu bukan siapa-siapa?
Hai kamu...
Iya kamu...
Jika ada yang menyilaukanmu tundukkanlah pandanganmu, sehingga tidak buta matamu. Berfikirlah 2 kali. Renungkanlah dan flasback kebersamaanmu dengannya. Ingatlah hal-hal yang baik dan indah bersamanya. Ingat juga perjuangan dan pengorbanannya untukmu. Jangan mudah menyerah. Orang yang paling berharga adalah yang mampu mempertahankan yang lama, bukan yang mampu mendapatkan yang baru.